Pagi itu aku berjalan sendiri,
Berjalan sendiri menyusuri jalan yang membentang
Membentang panjang,
Ya, membentang panjang.
Dan....
Saat nadiku bergetar menyusuri jalan,
Darahku berdesir mengalir,
Lalu kucium wangi klorofil di pinggir jalan itu,
Dan...
Ternyata mereka sedang berfotosintesis,
Dan disudut lain kulihat mereka yang sedang bermetamorfosis
Lalu bayang-bayang mereka menjadi kian nyata bagiku.
Sebuah catatan tentang perasaan dalam menjalani hidup yang sering kali berliku tanpa arah yang tentu. Sebuah catatan tentang segala hal-ikhwal yang terjadi dalam hidup yang kadang terang kadang redup.
Rabu, 14 Mei 2014
Jumat, 28 Maret 2014
PERCAYA AKAN CAHAYA
Jangan beramai-ramai mengeluh kepada gelap, tiada itu berguna,
Maka bersegeralah menyalakan lilin sebagai penerang.
Percayalah,
Bahwa disetiap ujung lorong kegelapan,
Pasti ada setitik cahaya yang menanti,
Itu janji Tuhan, bagi hambaNya yang beriman.
Dan sungguh ingatlah,
Kembali, jangan sekali-kali engkau mengeluh atas gelap,
Bersegeralah nyalakan penerang jalanmu.
Kamis, 06 Februari 2014
Aku Yang Sendiri
Aku menangis untuk menghibur diri
Aku bersorak untuk menertawakan diri
Aku bercanda untuk menenangkan diri
Aku bersujud untuk merenungkan diri
Aku melintasi samudra pekat,
Pada siapa aku harus mengadu ?
Pada siapa aku harus kecewa ?
Pada siapa aku harus bahagia ?
Apakah pada debu yang berterbangan?
Apakah pada nyanyian rintik hjan?
Apakah pada awal kuncup mekar?
Apakah pada akhir pengorbanan?
Aku harus menaklukkan hari-hari sendiri yang menjadi lawan tangguhku
Aku harus mengalahkan malam-malam sepi yang menjadi musuh besarku
Selamat Pagi, Sepi
Selamat Siang, Sunyi
Selamat Malam, Sepi, Sunyi, Sendiri.
Aku bersorak untuk menertawakan diri
Aku bercanda untuk menenangkan diri
Aku bersujud untuk merenungkan diri
Aku melintasi samudra pekat,
Pada siapa aku harus mengadu ?
Pada siapa aku harus kecewa ?
Pada siapa aku harus bahagia ?
Apakah pada debu yang berterbangan?
Apakah pada nyanyian rintik hjan?
Apakah pada awal kuncup mekar?
Apakah pada akhir pengorbanan?
Aku harus menaklukkan hari-hari sendiri yang menjadi lawan tangguhku
Aku harus mengalahkan malam-malam sepi yang menjadi musuh besarku
Selamat Pagi, Sepi
Selamat Siang, Sunyi
Selamat Malam, Sepi, Sunyi, Sendiri.
Selasa, 04 Februari 2014
Wahai
Wahai...
Sekalipun aku tiada kau anggap, tak mengapa.
Lihatlah,
Akan kubuktikan bahwa suksesku adalah pilihan hidupku.
Wahai...
Memang aku harus berteman sepi dan debu terlebih dahulu..
Tapi lihatlah, akan ku ukir masa depanku, walau tanpamu.
Sekalipun aku tiada kau anggap, tak mengapa.
Lihatlah,
Akan kubuktikan bahwa suksesku adalah pilihan hidupku.
Wahai...
Memang aku harus berteman sepi dan debu terlebih dahulu..
Tapi lihatlah, akan ku ukir masa depanku, walau tanpamu.
Senin, 25 November 2013
SEBOTOL AIR
Sebotol Air ini menjadi saksi atas dahagaku terhadapMu,
Sebotol Air ini menjadi saksi atas betapa rinduku padaMu,
Sebotol Air ini yang mengantarkanku menuju cintaMu,
Sebotol Air ini yang menghanyutkan kasihku bermuara keharibaanMu
Sebotol Air, ya benar, Sebotol Air.
Iya, benar. Sebotol Air. Tak usah Kalian bertanya lagi,
Sebotol Air ini mampu menjawab kebimbanganku.
Sebotol Air ini yang mampu membersihkan dosa-dosaku.
Dengan Sebotol Air ini, kubasuh kotoran-kotoranku.
Dengan Sebotol Air ini aku berwudhu, lalu aku menghadapMu.
Sebotol Air ini menjadi saksi atas dahagaku terhadapMu,
Sebotol Air.
Di Rumah Kontrakan, 2 Nopember 2013
Rabu, 06 November 2013
WANITA IDAMAN
Istriku, wanita yang kunikahi, bukanlah dewi.
Ia hanya seorang hamba biasa berhati peri.
Istriku, wanita yang kunikahi, bukanlah bidadari.
Ia hanya seorang wanita yang kecantikannya hanya untukku sendiri.
Istriku, wanita yang kunikahi, ku tak tahu dari mana asalnya,
‘Ku hanya yakin bahwa ia berasal dari tulang rusukku yang hilang.
Istriku, wanita yang kunikahi, ku tak tahu dimana alamatnya,
‘Ku hanya yakin bahwa hanya kepadanya aku berkeluh kesah, kembali pulang.
Istriku, wanita yang kunikahi, ku tak tahu apa kerjanya,
‘Ku hanya yakin bahwa hanya ia yang mampu merawat anak-anakku penuh kasih sayang.
Istriku, wanita yang kunikahi,
Dalam tiap hembusan nafasnya, terselip do’a untukku
Dalam tiap untaian katanya, tertiup angin surga di telingaku
Dalam tiap sentuhan tangannya, terasa belaian ibu semasa kecilku dulu
Istriku, wanita yang kunikahi,
Aku mencintaimu.....
Di rumah kontrakan, 3 Nopember 2013
Senin, 04 November 2013
BADAN TIADA BERTUAN
Lidah menjulur syukur,
Namun badan membujur kufur.
Lidah mengecap nikmat,
Namun raga masih tersesat.
Tiada henti Tuhan mengirim
nikmat,
Namun masih saja raga ini
memburu maksiat.
Ragaku masih terlalu egois
manjanya,
memanjakan keduniaannya,
Badanku serasa tiada bertuan,
menurutkan nafsu setan.
Tuhan,
Hatiku mengetuk pintuMu,
Sadar
akan segala dosaku,
Sisakan ampunanMu,
Di ujung
kerongkongan dan ubun-ubunku.
Amin.
Di Sudut Kamar Usang, 15 Maret 2012
Minggu, 18 Agustus 2013
Setelah 68 Tahun Merdeka
Setelah 68 tahun Indonesia merdeka,
Semoga akal kita tidak lupa akan sejarah perebutan kemerdekaannya,
semoga otak kita tidak luput untuk merekam perjuangan para pahlawan.
Semoga jiwa kita tidak melupakan pancasila
Semoga mulut kita tidak (lagi) salah membaca urut 5 silannya.
Semoga para pejabat dan pemimpin kita tidak lupa akan UUD 1945.
Semoga para pesiar, pelaut dan para TKI, tidak lupa,
bahwa mereka masih punya Tanah Air : Indonesia
Setelah 68 tahun merdeka:
Merdekan diri dahulu dari segala bisik nafsu dan angkara murka,
Merdekakan diri dahulu dari segala sifat iri dengki, hasut, tamak dan serakah.
Merdekakan diri dahulu untuk rela interopeksi diri tanpa harus selalu koreksi "tetangga" sebelah.
Kita tak akan sepenuhnya merdeka jika hanya terus saling melempar salah.
Merdeka hanya untuk kita yang mampu (terus) memberi tanpa mengharap untuk menerima.
Setelah 68 tahun merdeka,
Jika mental pemimpin pejabat dan negarawan tetap tak terbaiki,
maka 4 atau 5 tahun lagi, negara kita, Indonesia,
akan juara pertama olimpiade dunia, OLIMPIADE KORUPSI
Setelah 68 tahun merdeka,
semoga kita bisa merubah apa yang belum dijamah dan dirubah, untuk menjadi lebih indah.
MERDEKA..!!
Depan TV, menonton berita nasional,
17 Agustus 2013, 11:30
Langganan:
Postingan (Atom)