Sebuah catatan tentang perasaan dalam menjalani hidup yang sering kali berliku tanpa arah yang tentu. Sebuah catatan tentang segala hal-ikhwal yang terjadi dalam hidup yang kadang terang kadang redup.
Jumat, 04 Februari 2011
Salam Rinduku
Air mataku tak akan mengalir sampai padamu.,
Aku berteriak sekalipun.,
Jeritanku tak akan sampai mengalun pada telingamu.,
Sungguh., tidak tidak mempertemukan kita,
Lalu hanya untuk memisahkan kita disini,
Maka dengarkanlah tiupan angin yang berhembus mesra padamu,
Membawa salam cinta dan rinduku.
Sudahi Perselisihan
Biarlah semua pikiran kotor tentang aku datang padamu,
Biarlah semua aku tampak selalu salah di matamu
Dan biarlah semua akan menyalahkan aku.
Maka biarlah hanya aku dan Tuhanku yang tahu bahwa aku tidak demikian,
Langit pun menangis
Hujanpun meringis
Saat pertengkaran kita semakin tragis,
Sudahi perselisihan antera kita, hanya kau prmaisuriku
Haruskah aku menangis karenamu?
Sementara aku tak lagi mampu mengadu
Aku tak lagi mampu berpikir dan berkhayal tentang dirimu.,
Untuk saat ini,
Aku yang telah kau abaikan sendiri dalam sepi dan sedih
Kamis, 04 November 2010
Ketika Tentang Jati Diri (antara aku& kawanku)
Ketika…
Jati diri hilang ditelan kesombongan,
Tak ada rasa
Tak ada karsa
Hanya nafsu
yang bermain dalam alunan musik kemenangan.
Dan…
Ketika…
Tarian dan nyanyian itu kian membahana,
Tak ada iba
Tak ada benar
Tak ada salah
Hanya aku yang meringis
Membaca ulang tulisan yang tak karuan ini.
*****
Ketika…
jati diri itu hampir hilang,
Maka sesungguhnya
Engkaulah pengingat akan petunjuk kembali jati diri itu.
Ketika…
tak ada lagi rasa, karsa dan asa,
Maka sesungguhnya
Engkaulah pembangkit dan pengobar harapan dan asa itu.
Ketika…
nafsu itu kian menari dalam musik,
nyanyian nafsu itu kian membahana,
Maka sesungguhnya
Engkaulah penyejuk dan pengarah kedamaian amarah itu.
Ketika…
tak ada lagi iba, benar dan salah,
Maka sesugguhnya
Engkaulah sang pencerah yang membenar-salahkan dengan kasihmu.
Dan…
Ketika…
Sendiri meringis dalam kesepian, ketakutan
Maka sesungguhnya
Engkaulah penerang dengan segala keramaian dan celotehmu
Sabtu, 16 Oktober 2010
Langit dan Bumi
Tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini,
selama bumi masih berputar.,
Sesungguhnya kemuliaan yang bertahta di atas langit
sanggup diraih oleh kehinaan yang bergulingan di atas tanah
dengan bermandikan derasnya kucuran keringat.,
Nestapa
Pada Bintang dan Gumintang?
Pada Bulan yang tertutup awan??
Sementara Bidadariku tak sudi menolehku.,
sedikitpun.,
N.E.S.T.A.P.A.
Sabtu, 28 Agustus 2010
Duh Gusti., Ampuni
Malam ini kutemukan cintaNya.,
di tumpukan kerikil tajam yang menghalang jalan.,
pada aliran deras air mata, mengalir membasuh segala dosa,
hanyut ke tanah.,
membasahi telapak kaki yang selalu melangkah pada kenistaan.,
Duh Gusti.......,,
Ampuni.............,,
Rebahkan jiwa-jiwa ini pada pundi-pundi rahmatMu.,
Terangkan mata kami
yang selalu buta akan cahayaMu..,,
Lantangkan suara mulut kami
yang selalu membisu akan kebesaranMu.,
Perdengarkan telinga kami
yang selalu tuli akan panggilanMu.,
Sungguh.,
kami telah mendustakan kesempurnaan kuasa dan ciptaanMu.,
Jembatanilah malam-malam kami
dengan uluranMu menuju kedamaian.,
Duh Gusti.......,,
Ampuni............,,,,
Kami pasrah akan titik yang tak dapat kami lampaui
Kami ikhlas.,
Sabtu, 12 Juni 2010
Kegundahan
aku yang terapung, semakin tenggelam dalam lautan asmaramu
tapi engkau tak pernah anggap aku sebagai aku yang mencintaimu
lantaran aku belum berada, bukan siapa-siapa
Lalu selalu saja racun yang kau suguhkan pada hatiku
semakin membuatku perih tak berdaya,
namun semakin kau berikan racun itu,
semakin hatiku merasakan manisnya racun itu,
dan semakin pula aku merasakan bahwa;
Aku Mencintaimu